Kali ini saya akan sedikit membicarkan mengapa ada orang yang sebenarnya ingin menulis akan tetapi tidak kunjung menulis. Ada beberapa alasan yang membuat mereka tidak lekas menulis. Yang pertama adalah mereka tidak tahu harus menulis apa. kebanyakan orang tidak tau apa yang akan mereka tulis, sekalipun mereka tau topik tentang apa yang akan mereka tulis, mereka bingung harus memulainya darimana, kellanjutannya seperti apa dan akan berakhir bagaimana. Wajar kalau hal yang semacam ini dimiliki oleh orang yang belum pernah mencoba untuk menulis. Alasan yang kedua yakni mereka takut jikalau tulisan mereka tidak ilmiah dan tidak menarik. Ada juga nih yang pengen nulis dengan bahasa yang ilmiah dan juga bahasa yang bijak, tapi karena dipaksakan malah hasilnya tidak karuan. Kalau menurut saya sendiri, menulis itu tidak harus dipikirkan apa yang akan kita tulis, tapi apa saja yang sedang kita pikirkan itu kita bisa tuliskan. Senenarnya apa yang akan kita tulis tidak usah kita cari, karena semuanya sudah ada dan tertanam pada otak kita. Yang kita tahu tentang pendidikan, yang kita tahu tentang politik atau apapun itu, itu bisa kita tuliskan. Saya masih ingat dulu ketika saya mulai menulis saya juga bingung apa yang akan saya tulis, bahasa yang akan digunakan mau seperti apa dan akhir tulisan itu akan dibuat seperti apa. Semua itu wajar bagi siapapun yang belum pernah sama sekali mencoba untuk menulis. Lalu kemudian terlintas dalam pikiran saya, mengapa saya harus susah susah mencari apa yang akan saya tulis jika semua yang akan saya tulis semuanya ssudah ada di dalam otak saya. Dan setelah itu saya mulai belajar untuk menulis, mulai dari menulis sebuah pengalaman, sebuah pengamatan bahkan sebuah gagasan dari diri saya sendiri. Dan ternyata memang kita itu bisa untuk menulis jika kita memang mau mencoba.
Menulis disini sama halnya dengan kita menulis di dalam buku diary. Hanya saja media yang digunakan tentu saja berbeda. Jika di dalam buku diary kita bisa tuliskan menggunakan sebuah goresan goresan tinta, maka disini lain lagi, kita gunakan kesepuluh jari kita untuk menuliskan apa yang kita pikirkan. Jika buku diary hanya bisa dilihat oleh diri kita sendiri, maka menulis disini kita bisa berbagi dengan semua orang di belahan dunia ini. Saling bertukar informasi, pengalaman dan juga opini. Memunculkan ide ide dan gagasan yang lebih banyak lagi. Maka teknologi pada saat ini sangat mendukung manusia untuk lebih mengembangkan pemikiran, ide serta pengamatannya terhadapan berbagai kehidupan di dunia ini.
Jika kita dengan mudah update status di facebook, jika kita dengan mudah nge tweet di twitter, maka mengapa kita susah untuk menuliskan semua itu di media menulis elektronik seperti blog ini. Coba bayangkan seberapa sering kalian update status di facebook ketimbang menulis di blog. Misal saja nih, di facebook aja, apapun yang akan kalian lakukan sering kalian update, contohnya saja nih ada yang update "bangun tidur langsung makan" atau mungkin "malmingan kesepian". Coba kalian jadikan satu semua status yang selama ini sudah kalian buat, maka itu akan menjadi beberapa paragraf yang tak pernah kalian pikirkan.
Maka kawan, mari belajar menulis, mulailah dari sekarang meskipun itu berat rasanya karena yang berat bukanlah menulisnya tapi bagaimana untuk memulainya.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar