Social Icons

Sabtu, 15 Februari 2014

Hadapi Dengan Senyuman

Banyak orang yang mengatakan bahwa banyak sekali bencana yang menghantam Indonesia di awal tahun 2014 ini. Mulai dari banjir besar, Gempa bumi bahkan gunung meletus. Tapi bagi mereka, orang orang yang beriman, orang orang yang percaya dengan kekuasaan-Nya, menganggap ini sebagai ujian untuk menguji seberapa jauhkah iman kita dan seberapa yakinkah kita percaya terhadap segala kekuasaan-Nya. Mungkin tidak hanya satu dua orang yang takut serta khawatir dengan segala bencana yang datang silih berganti tersebut, tapi sebagian besar atau malah mungkin semua orang takut dengan berbagai bencana tersebut. Lalu apa yang mereka takutkan? Ada yang takut kehilangan keluarga mereka, ada yang takut kehilangan harta benda mereka, bahkan mungkin juga ada yang takut karena ada diantara mereka yang belum menikah. Maka disinilah yang harus kita benarkan, dulu dikala Rasulullah SAW dan para sahabat memerangi kaum Quraisy, tak ada satupun diantara mereka yang takut atau bahkan mungkin berpikiran untuk mati, karena mereka yakin bahwa cepat atau lambat mereka juga pasti akan mati. Tapi orang-orang zaman sekarang berpikir bahwa umur mereka berkisar anatara 50 sampai 60 an tahun, sehingga banyak sekali para pemuda zaman sekarang sering menghabiskan masa mudanya untuk berfoya-foya tanpa mempedulikan kehidupan yang kekal di akhirat. Mungkin itulah salah satu sebab mengapa, di dua bulan terakhir ini banyak sekali terjadi bencana yang menghantam negeri ini, belum usai satu bencana sudah datang bencana berikutnya. Ini bukti peringatan bagi kita, dan inilah bukti sungguh Maha Menguasai Allah SWT terhadap alam semesta. Untuk itu marilah kita berintrospeksi diri atas apa yang sudah menimpa kita di awal tahun 2014 ini, alam semakin lemah, bumipun semakin rapuh sebagai tempat pijakan. Tak ada yang bisa menghindar ataupun menolak dari kematian, cepat atau lambat kematian akan kunjung datang, persiapkan diri, tata hati, kuatkan iman untuk kehidupan kelak di akhirat. Karena lamanya waktu kamu hidup didunia ini tak sepadan dengan lamanya hidup barang satu hari saja di akhirat.
Kawan mungkin inilah salah satu cara Allah memperingatkan kita yang semakin tidak mempedulikan apa yang telah diperintahkan-Nya dan apa yang telah dilarang-Nya. Maka kawan, apapun keadaan kita sekarang, entah kita sedang sehat dan menikmati sejuknya udara di pagi hari, entah kita sedang bekerja, entah kita sedang terbaring di rumah sakit, lihatlah mereka. Mereka yang saat ini sedang berjuang bertahan hidup dari segala bencana alam yang menimpa negeri ini, tangis mereka, senyum mereka, tawa mereka, dan canda mereka masih bisa dihadirkan kepada orang-orang di sekitarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates